Menyelami Seluk Beluk SEM

Contributor : Galih Dea | Date : 2019-12-13

Digital marketing dikenal sebagai trik-trik yang dilakukan untuk memasarkan produk atau jasa secara digital. Digital marketing ini dilakukan untuk mengantarkan produk atau jasa yang kita tawarkan menuju ke audiens yang lebih luas. Digital marketing ini dianggap lebih praktis dari marketing konvensional, karena digital marketing ini bersifat online, yang saat ini sangat mudah untuk diakses oleh orang-orang.

Digital marketing juga dianggap sebagai salah satu hal penting dalam pembangunan website kamu. Banyak sekali teknik-teknik digital marketing yang dapat kamu terapkan di website yang kamu bangun, salah satunya adalah search engine marketing, atau disingkat dengan SEM. Sebenernya, SEM itu apa sih?

Apa Sih SEM Itu?

SEM sendiri merupakan digital marketing dimana pemilik website mencoba untuk memasarkan website nya melalui search engine. Oleh karena itu, pemilik website melakukan pembayaran pada pengiklan di search engine dengan tujuan untuk menyisipkan website pada hasil pencarian di search engine tersebut. Iklan-iklan tersebut dapat dimasukkan melalui beberapa penyedia iklan, seperti Google Ads, Bing Ads, dan lain sebagainya.

SEM dan SEO, Bedanya Apa?

SEM ini berbeda dengan SEO (search engine optimization). Ketika SEO menuntut pemilik untuk mengubah website, baik dari konten, visual, dan performanya, dengan tujuan untuk menempatkan website tersebut di peringkat teratas pada pencarian di search engine, SEM ini meminta pemilik website untuk membayar pada penyedia iklan search engine, supaya website tersebut bisa muncul pada hasil pencarian di search engine pada bagian khusus, bersamaan dengan iklan dari website-website lain. Jadi, website dapat tetap muncul di tempat iklan pada hasil pencarian, tanpa harus mengutak-atik website dengan sedemikian rupa.

Istilah Khusus dalam SEM

Ada beberapa istilah khusus dalam penerapan SEM. Yang pertama adalah demographic targeting. Demographic targeting ini merupakan penargetan iklan website dengan menentukan berdasarkan pengelompokan tertentu, mulai dari gender, umur, lokasi, penggunaan bahasa, pendapatan, status pernikahan, pekerjaan, dan lain sebagainya. Demographic targeting ini membuat iklan website kamu menjadi lebih sesuai dengan target pasar yang kamu inginkan, menjadikan iklan tersebut efektif, serta menghemat pengeluaran secara tidak langsung.

Setelah itu, ada geotargeting, yang merupakan singkatan dari geographical targeting. Geotargeting ini merupakan penerapan SEM dari website kamu melalui lokasi geografisnya. Geotargeting meminta pengiklan untuk menentukan lokasi-lokasi yang digunakan sebagai target dari munculnya iklan website mu pada hasil pencarian search engine. Geotargeting lebih cocok digunakan bagi website yang memang menargetkan dirinya hanya pada pengguna lokal. Oleh karena itu, geotargeting dianggap efektif apabila kamu ingin website mu dikenali oleh orang-orang lokal.

Selain demographic targeting dan geotargeting, masih banyak lagi istilah-istilah khusus dalam SEM yang sering muncul. Ayo, gunakan SEM pada website mu bersama dengan Vantura, your brofessional agency.

 

Sumber Gambar:

"Search Engine Marketing" - helpopedia.com

Tags :

sem, search engine marketing, digital marketing, internet, website
Type and Hit Enter to Search