Contributor : Galih Dea | Date : 2019-11-25
Machine learning adalah salah satu bidang yang banyak dikaji di ilmu komputer. Machine learning sendiri merupakan metode analisis, yang bertujuan untuk membantu menangani data besar dengan cara mengembangkan berbagai algoritma komputer. Melalui berbagai data yang tersedia, machine learning memungkinkan komputer untuk menemukan pengetahuan baru tanpa diprogram secara eksplisit saat mencarinya. Dalam beberapa tahun terakhir ini, penerapan machine learning telah berkembang di mana-mana dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mempersiapkan orang-orang Indonesia untuk menghadapi tantangan penerapan machine learning, Google menghadirkan program belajar bertajuk Bangkit.
Bangkit ini merupakan program edukasi terbaru yang diluncurkan oleh Google. Tujuan utama dari Bangkit adalah untuk menciptakan tenaga teknis dengan skill mumpuni di bidang machine learning. Dalam Bangkit ini, Google bekerja sama dengan berbagai perusahaan startup, seperti Gojek, Tokopedia, dan Traveloka. Selain itu, beberapa orang dari perusahaan-perusahaan ini juga bertindak sebagai mentor pelatihan.
Kurikulum dari Bangkit akan berfokus pada pembelajaran mengenai machine learning. Kurikulum didesain untuk calon-calon programmer pada beberapa disiplin tertentu, seperti penerapan matematika pada machine learning, pemrograman Python, serta dasar-dasar machine learning. Selain kurikulum tersebut, peserta akan mempelajari skill dasar untuk mendapatkan karir yang cemerlang di perusahaan-perusahaan teknologi terkemuka, seperti kepemimpinan, komunikasi, dan kemampuan presentasi.
Pelatihan dari Bangkit akan dilaksanakan melalui campuran antara online dan offline course. Offline course berbentuk workshop dari Bangkit diadakan pada setiap akhir pekan di empat kota, yaitu Jakarta, Bandung, Denpasar, dan Yogyakarta. Pelatihan akan diadakan selama tujuh minggu, mulai dari 25 Januari 2020 sampai dengan 14 Juni 2020.
Bangkit ini terbuka untuk seluruh warga Indonesia, dengan minimal berumur 18 tahun (terhitung sejak bulan Mei 2020). Calon peserta Bangkit ini diminta untuk mampu menyelesaikan seluruh modul pembelajaran, serta menghadiri workshop pada akhir pekan pada satu dari empat kota, dengan biaya akomodasi transpor ditanggung calon peserta.
Machine learning adalah bidang yang banyak berfokus pada penerapan matematika dan pemrograman, jadi calon peserta harus memiliki pemahaman konseptual yang kuat pada matematika dan pemrograman. Selain itu, calon peserta dituntut untuk mampu berkomunikasi dengan bahasa Inggris, baik secara lisan maupun tertulis. Dan selama pelatihan, calon peserta juga diminta untuk memiliki laptop dengan spesifikasi tertentu. Pendaftaran Bangkit ini terbuka mulai dari 20 November 2019 sampai dengan 31 Desember 2019. Program Bangkit ini hanya terbatas untuk 300 orang.
Dengan hadirnya program Bangkit dari Google ini, diharapkan bibit-bibit unggul dalam machine learning di Indonesia akan semakin tumbuh dan bisa bersaing demi berkembangnya teknologi, baik di Indonesia maupun di dunia.
Sumber Berita:
"Bangkit" - events.withgoogle.com
Sumber Gambar:
"Mengenal Bangkit, Program Baru Google untuk Latih Developer Indonesia" - jawapos.com
Tags :
Bangkit, Google, Machine Learning, Indonesia, Pelatihan